INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT




INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT



  • PENGERTIAN INDIVIDU   
https://www.google.com/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwiJ7ueLxK3lAhXSgeYKHeBpClwQjB16BAgBEAM&url=https%3A%2F%2Fmanusianormal.wordpress.com%2F2014%2F07%2F17%2Fcartoon-vektor-art%2F&psig=AOvVaw0i1xK4RHTfRc11qToJMjIS&ust=1571752532774240
 
           Individu yaitu merupakan suatu unit terkecil pembentuk masyarakat. Individu dalam ilmu sosial juga berarti bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi jadi bagian yang lebih kecil. Individu yang bergabung dengan kelompok atau masyarakat akan memiliki karakteristik yang sama dengan kelompok dimana ia bergabung.
       Dalam bahasa Yunani individu yaitu “individium“, artinya adalah tidak terbagi. Menurut konsep Sosiologis individu berarti manusia yang hidup dan berdiri sendiri. Menurut ahli Marthen Luter individu selalu dilengkapi kelengkapan hidup yaitu raga, rasa, rasio, dan rukun.

Manusia Sebagai Mahluk Individu

          Manusia sebagai mahluk individu dalam suatu organisasi harus mempunyai kesadaran diri seperti realtita, self-respect, egoisme, kepribadian, perbedaan maupun kesamaan dengan pribadi individu lain

Pertumbuhan Individu

    Pertumbuhan setiap manusia yang normal melalu proses pertumbuhan dan perkembangan lahir batin, bahwa setiap individu atau pribadi mempunyai jiwa raga dan ciri-ciri khas tersendiri.

Tahap Pertumbuhan Individu

Berikut tahap pertumbuhan individu berdasarkan psikologi:
  • Pada masa vital yaitu dari usia 0 sampai sekitar 2 tahun
  • Masa estetik yaitu dari umur sekitar 2 tahun sampai sekitar 7 tahun
  • Masa intelektual yaitu dari umur sekitar 7 tahun sampai sekitar 13 tahun sampai 14 tahun
  • Masa sosial yaitu dari umur sekitar 13 tahun sampai 14 tahun sampai sekitar 20 tahun sampai 21 tahun
 
  • PENGERTIAN KELUARGA
https://www.google.com/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwjUzqShxK3lAhVc6XMBHeCFBCwQjB16BAgBEAM&url=https%3A%2F%2Fpublicdomainvectors.org%2Fid%2Fbebas-vektor%2FTempat-tinggal-keluarga%2F40415.html&psig=AOvVaw1eQF-NHvJwhqkjiMABc8sP&ust=1571753329082366




           Keluarga adalah beberapa orang yang terdapat memiliki hubungan darah dalam suatu lingkungan. Dalam kekeluargaan memiliki hubungan antar idividu, ikatan, kewajiban, tanggung jawab di tiap individu tersebut.

           Keluarga terdiri dari kepala keluarga dan beberapa beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat tinggal. Di dalam keluarga terdapat dua atau lebih pribadi yang tergabung karena hubungan darah, contohnya jika seseorang kakak memiliki sifat kepribadian seperti ibunya, dan adiknya memiliki sifat kepribadian seperti ayahnya, hal tersebut terjadi karena hubungan perkawinan.


Jenis Keluarga


Keluarga memiliki beberapa jenis, yaitu:

  1. Keluarga inti yang terdiri dari suami, istri, dan anak.
  2. Keluarga besar yang terdiri dari suami, istri, dan anak, juga ditambah saudara lainnya, baik kakek, nenek, mantu, cucu, cicit ataupun sepupu, ipar yang berasal dari pihak suami atau pihak istri.
  3. Keluarga campuran yang terdiri dari suami, istri, anak kandung dan anak tiri atau anak angkat.
  4. Keluarga menurut hukum umum yang terdiri dari pria dan wanita yang tidak terkait dalam perkawinan yang sah, dan anak-anak mereka yang tinggal bersama.
  5. Keluarga orang tua tunggal terdiri dari salah satu pria atau wanita, ciri keluarga ini disebabkan karena bercerai, berpisah, atau ditinggal mati, dan anak-anak mereka yang tinggal bersama.
  6. Keluarga hidup bersama yaitu terdiri dari suami, istri dan anak-anak yang tinggal bersama mereka, mempunyai hak, dan tanggung jawab bersama, serta memiliki kekayaan bersama
  7. Keluarga serial yang terdiri dari suami istri yang sudah menikah dan bisa jadi telah memiliki anak, tetapi kemudian bercerai dan massing-masih menikah kembali lalu memiliki anak-anak dengan pasangannya masing-masing
  8. Keluarga gabungan/komposit yaitu terdiri dari suami dengan beberapa istri dan anak-anaknya, atau kebalikannya
  9. Keluarga tinggal bersama terdiri dari pria dan wanita yang hidup bersama tanpa adanya ikatan perkawinan yang sah.


PERANAN, TUGAS POKOK DAN STRUKTUR KELUARGA

Peranan keluarga digambarkan sebagai perilaku antar pribadi, sifat dan kegiatan yang berhubungan

Tugas Pokok Keluarga
  1. Memihara fisik keluarga
  2. Pemeliharaan sumber daya yang ada dalam keluarga
  3. Pembagian tugas anggotanya sesuai peranannya masing-masing
  4. Sosialisasi anggota keluarga
  5. Pengaturan jumlah anggota keluarga
  6. Penempatan anggota keluarga dalam masyarakat
  7. Membangkitkan dorongan  dan menyemangatkan para anggota keluarganya.
 Struktur keluarga terdiri atas Ayah, Ibu, dan Anak




  •  Masyarakat

https://www.google.com/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwi87vfpxK3lAhWTjeYKHRkNCzoQjB16BAgBEAM&url=https%3A%2F%2Fpublicdomainvectors.org%2Fid%2Fbebas-vektor%2FGambar-banner-kelompok-masyarakat%2F33740.html&psig=AOvVaw101aI_zw8C-nO0M1CwiUWV&ust=1571753560915007



 
          Kata ‘masyarkat’ merupakan kata dari bahasa Arab yaitu Musyarak. Masyarakat adalah sekelompok orang dimana sebagaian besar dari interaksi antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Lebih abstraknya, masyarakat adalah hubungan-hubungan antar entitas-entitas yang membuat suatu jaringan.

          Sifat masyarakat saling tergantung satu sama lain. Istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup berasama dalam satu komunitas yang teratur. Masyarakat dibagi menjadi 3:

Masyarakat Tradisional

             Masyarakat tradisional adalah sekelompok masyarakat yang kehidupannya masih tradisonal dan mengacu oleh adat istiadat lama. Dalam melangsungkan kehidupannya masyarakat tradisional masih berdasarkan kebiasaan lama yang diwarisi nenek moyangnya. Kehidupan masyarkat tradisional tidak begitu dipengaruhi dengan perubahan-perubahan dari pengaruh luar.

             Secara geografis masyarakat tradisional hidup di daerah pedesaan yang terletak di pedalaman yang jauh dari keramaian kota, masyarkat ini disebut juga masyarakat pedesaan. Dalam kehidupannya masyarakat desa adalah kelompok orang yang hidup bersama, bekerja bersama, dan berhubungan erat.

             Desa merupakan tempat yang cocok untuk menengankan pikiran yang penat dan melepaskan lelah, karena desa memiliki kehidupan yang tentram, damai, jauh dari konflik dan udara pegunungan yang sejuk.

Masyarakat Transisi

              Masyarakat yang mengalami perubahan disebut masyarakat transisi. Sebagai contoh masyarakat pedesaan yang sedang mengalami transisi ke arah kebiasaan kehidupan kota, misalnya pergeseran tenaga kerja dari bangungan dan masuk ke industri.

         Ciri masyarkat transisi yaitu adanya penggeseran dalam suatu bidang, seperti pekerjaan yang dahulunya bertani ke sektor industri. Selain dalam bidang pekerjaan, bidang pendidikan juga merupakan ciri dari masyarakat transisi, seperti tingkat pendidikan rendah dan meningkat tingkat pendidikannya. Ciri lainnya yaitu sedang mengalami perubahan ke arah lebih maju, dan masyarakat sudah terbuka dengan kemajuan dan perubahan jaman.
 

Masyarakat Modern

               Masyarakat moden adalah masyarakat yang kehidupannya dalam perabadaan dunia di masa kini. Sebagian masyarakat modern acuh kepada adat istiadat lama akibat pengaruh kebudayaan luar dan kemajuan teknologi. Masyarkat modern selalu berusaha mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

               Pada umumnya masyarakat modern disebut masyarakaat perkotaan. Dari sifatnya masyarakat ini memiliki kehidupan yang serba modern.

              Ciri masyarakat modern ini dalam menunjang kehidupannya alam tidak lagi vital, dalam menunjang kehidupannya alam dikendalikan dengan kemampuan pengetahuan dan tekonlogi.

Komentar

Postingan Populer