INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT
INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT
- PENGERTIAN INDIVIDU
Dalam bahasa Yunani individu yaitu “individium“, artinya adalah
tidak terbagi. Menurut konsep Sosiologis individu berarti manusia yang
hidup dan berdiri sendiri. Menurut ahli Marthen Luter individu selalu
dilengkapi kelengkapan hidup yaitu raga, rasa, rasio, dan rukun.
Manusia Sebagai Mahluk Individu
Manusia sebagai mahluk individu dalam suatu organisasi harus mempunyai kesadaran diri seperti realtita, self-respect, egoisme, kepribadian, perbedaan maupun kesamaan dengan pribadi individu lainPertumbuhan Individu
Pertumbuhan setiap manusia yang normal
melalu proses pertumbuhan dan perkembangan lahir batin, bahwa setiap
individu atau pribadi mempunyai jiwa raga dan ciri-ciri khas tersendiri.
Tahap Pertumbuhan Individu
Berikut tahap pertumbuhan individu berdasarkan psikologi:
- Pada masa vital yaitu dari usia 0 sampai sekitar 2 tahun
- Masa estetik yaitu dari umur sekitar 2 tahun sampai sekitar 7 tahun
- Masa intelektual yaitu dari umur sekitar 7 tahun sampai sekitar 13 tahun sampai 14 tahun
- Masa sosial yaitu dari umur sekitar 13 tahun sampai 14 tahun sampai sekitar 20 tahun sampai 21 tahun
- PENGERTIAN KELUARGA
Keluarga
adalah beberapa orang yang terdapat memiliki hubungan darah dalam suatu
lingkungan. Dalam kekeluargaan memiliki hubungan antar idividu, ikatan,
kewajiban, tanggung jawab di tiap individu tersebut.
Keluarga terdiri dari kepala keluarga dan
beberapa beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat
tinggal. Di dalam keluarga terdapat dua atau lebih pribadi yang
tergabung karena hubungan darah, contohnya jika seseorang kakak memiliki
sifat kepribadian seperti ibunya, dan adiknya memiliki sifat
kepribadian seperti ayahnya, hal tersebut terjadi karena hubungan
perkawinan.
Jenis Keluarga
Keluarga memiliki beberapa jenis, yaitu:
- Keluarga inti yang terdiri dari suami, istri, dan anak.
- Keluarga besar yang terdiri dari suami, istri, dan anak, juga ditambah saudara lainnya, baik kakek, nenek, mantu, cucu, cicit ataupun sepupu, ipar yang berasal dari pihak suami atau pihak istri.
- Keluarga campuran yang terdiri dari suami, istri, anak kandung dan anak tiri atau anak angkat.
- Keluarga menurut hukum umum yang terdiri dari pria dan wanita yang tidak terkait dalam perkawinan yang sah, dan anak-anak mereka yang tinggal bersama.
- Keluarga orang tua tunggal terdiri dari salah satu pria atau wanita, ciri keluarga ini disebabkan karena bercerai, berpisah, atau ditinggal mati, dan anak-anak mereka yang tinggal bersama.
- Keluarga hidup bersama yaitu terdiri dari suami, istri dan anak-anak yang tinggal bersama mereka, mempunyai hak, dan tanggung jawab bersama, serta memiliki kekayaan bersama
- Keluarga serial yang terdiri dari suami istri yang sudah menikah dan bisa jadi telah memiliki anak, tetapi kemudian bercerai dan massing-masih menikah kembali lalu memiliki anak-anak dengan pasangannya masing-masing
- Keluarga gabungan/komposit yaitu terdiri dari suami dengan beberapa istri dan anak-anaknya, atau kebalikannya
- Keluarga tinggal bersama terdiri dari pria dan wanita yang hidup bersama tanpa adanya ikatan perkawinan yang sah.
PERANAN, TUGAS POKOK DAN STRUKTUR KELUARGA
Peranan keluarga digambarkan sebagai perilaku antar pribadi, sifat dan kegiatan yang berhubungan
Tugas Pokok Keluarga
- Memihara fisik keluarga
- Pemeliharaan sumber daya yang ada dalam keluarga
- Pembagian tugas anggotanya sesuai peranannya masing-masing
- Sosialisasi anggota keluarga
- Pengaturan jumlah anggota keluarga
- Penempatan anggota keluarga dalam masyarakat
- Membangkitkan dorongan dan menyemangatkan para anggota keluarganya.
Masyarakat
Kata ‘masyarkat’ merupakan kata dari bahasa Arab yaitu Musyarak. Masyarakat adalah sekelompok orang dimana sebagaian besar dari interaksi antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Lebih abstraknya, masyarakat adalah hubungan-hubungan antar entitas-entitas yang membuat suatu jaringan.
Masyarakat Tradisional
Masyarakat tradisional adalah sekelompok
masyarakat yang kehidupannya masih tradisonal dan mengacu oleh adat
istiadat lama. Dalam melangsungkan kehidupannya masyarakat tradisional
masih berdasarkan kebiasaan lama yang diwarisi nenek moyangnya.
Kehidupan masyarkat tradisional tidak begitu dipengaruhi dengan
perubahan-perubahan dari pengaruh luar.
Secara geografis masyarakat tradisional
hidup di daerah pedesaan yang terletak di pedalaman yang jauh dari
keramaian kota, masyarkat ini disebut juga masyarakat pedesaan. Dalam kehidupannya masyarakat desa adalah kelompok orang yang hidup bersama,
bekerja bersama, dan berhubungan erat.
Desa merupakan tempat yang cocok untuk
menengankan pikiran yang penat dan melepaskan lelah, karena desa
memiliki kehidupan yang tentram, damai, jauh dari konflik dan udara
pegunungan yang sejuk.
Masyarakat Transisi
Masyarakat yang mengalami perubahan disebut
masyarakat transisi. Sebagai contoh masyarakat pedesaan yang sedang
mengalami transisi ke arah kebiasaan kehidupan kota, misalnya pergeseran
tenaga kerja dari bangungan dan masuk ke industri.
Ciri masyarkat transisi yaitu adanya
penggeseran dalam suatu bidang, seperti pekerjaan yang dahulunya bertani
ke sektor industri. Selain dalam bidang pekerjaan, bidang pendidikan
juga merupakan ciri dari masyarakat transisi, seperti tingkat pendidikan
rendah dan meningkat tingkat pendidikannya. Ciri lainnya yaitu sedang
mengalami perubahan ke arah lebih maju, dan masyarakat sudah terbuka
dengan kemajuan dan perubahan jaman.
Masyarakat Modern
Masyarakat moden adalah masyarakat yang
kehidupannya dalam perabadaan dunia di masa kini. Sebagian masyarakat
modern acuh kepada adat istiadat lama akibat pengaruh kebudayaan luar
dan kemajuan teknologi. Masyarkat modern selalu berusaha mengikuti
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pada umumnya masyarakat modern disebut masyarakaat perkotaan. Dari sifatnya masyarakat ini memiliki kehidupan yang serba modern.
Ciri masyarakat modern ini dalam menunjang
kehidupannya alam tidak lagi vital, dalam menunjang kehidupannya alam
dikendalikan dengan kemampuan pengetahuan dan tekonlogi.



Komentar
Posting Komentar